Saturday, June 18, 2016

3 Tips dalam Variasi Media Pembelajaran Bahasa Inggris

Variasi Media Pembelajaran Bahasa Inggris - Pada kesempatan kali ini, situs Dunia Pembelajaran akan share mengenai media pembelajaran bahasa Inggris. Saat ini, masyarakat mengeluhkan tentang rendahnya kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris. Keluhan yang sama juga dirasakan oleh perguruan tinggi yang menerima mahasiswa baru. Banyak di antara mereka yang diminta menyelesaikan tugas membaca buku berbahasa Inggris merasa kewalahan bahkan tidak “bunyi” sama sekali, meskipun harus diakui ada beberapa siswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris bagus.

Baca juga: 5 Macam Model Pembelajaran Bahasa Inggris

Di bawah ini, Dunia Pembelajaran akan sedikit memberikan beberapa tips dan variasi dalam menggunakan media pembelajaran bahasa Inggris. Langsung saja berikut uraiannya:

Beberapa Pertimbangan dalam Variasi Media Pembelajaran Bahasa Inggris

3 Tips dalam Variasi Media Pembelajaran Bahasa Inggris
  • Peran guru
Guru haruslah mampu menyelenggarakan proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mencerdaskan siswa. Pembelajaran yang ada di kelas maupun di luar ruang kelas bukanlah sekedar penyampaian informasi kepada siswa. Pembelajaran  yang diselenggarakan guru haruslah melibatkan mental dan tindakan serta keseluruhan inderawi secara total, jadi bukan hanya sekedar konsumsi otak semata. Guru perlu melatih siswa untuk mempelajari gagasan, memecahkan masalah, dan merefleksikan apa yang dipelajari dalam kehidupannya.
Dalam konteks penggunaan media pembelajaran, guru merupakan salah satu kunci dalam melakukan inisiasi agar kelas berjalan kondusif. Gurulah yang harus menyatukan berbagai kekuatan media dengan beragam kegiatan  yang relavan dengan tujuan instruksional. Guru pula yang memiliki tanggung jawab penuh dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berhasil.

Betapapun canggihnya teknologi jika tidak digunakan secara kreatif maka hanya sedikit sekali kontribusinya terhadap hasil pembelajaran. Media akan kehilangan makna jika kegiatan-kegiatan yang dibuat kurang menarik dan miskin variasi. Jelas kiranya bahwa guru haruslah percaya diri dan kreatif dalam menggunakan media sesederhana apapun. Sedangkan dalam menggunakan media yang canggih seperti internet, guru dituntut untuk menunjukkan kemampuan dalam mengoperasikannya.

Media akan menjadi alat bantu yang efektif tatkala guru mampu mengemas beberapa kegiatan yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan dirinya sendiri secara aktif. Sebaliknya, media hanya akan menjadi beban baik dalam proses pemilihan maupun penggunaannya bila justru dengan media itu seluruh prosesnya ditanggung oleh guru. Artinya dengan adanya media ini juga akan ada semacam katalisator untuk “berbagi tanggung jawab” dalam proses pembelajaran.
  • Peran murid
Dalam proses pemebelajaran yang benar, siswa harus dalam kondisi aktif. Belajar aktif merupakan langkah cepat, menyenangkan, mendukung dan secara pribadi menarik hati. Siswa haruslah secara proaktif menunjukkan partisipasinya dalam kelas.

Siswa harus menumbuhkan sikap berani mnencoba tanpa ada rasa takut untuk berbuat kesalahan. Kesalahan merupakan titik awal untuk lebih dan lebih keras lagi dalam belajar. Proses pembelajaran yang berhasil merefleksikan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan justru akan memungkinkan pengetahuan atau informasi yang didapat itu akan teringat terus.

Pembelajaran yang paling baik adalah jika siswa ikut terlibat melakukan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang ada. Di sinilah letak pentingnya para siswa itu memiliki strategi belajar yang memungkinkan dirinya berkembang sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki. Kemampuan dan kemauan  untuk terlibat secara aktif merupakan parameter bahwa pembelajaran berjalan dengan benar.

Keefektivan pembelajaran dapat ditingkatkan kalau siswa dapat memahami gaya belajarnya sebagai strategi yang khas serta dapat mendayagunakan secara optimal fikiran dan hatinya. Peran siswa untuk dapat lebih aktif dengan menggunakan strategi belajar yang tepat, memberikan masukan konstruktif kepada guru untuk capaian yang optimal dan memberikan balikan yang memungkinkan proses perbaikan untuk yang akan datang, merupakan kondisi yang baik dalam rangka pengembangan kegiatan berbasis media pembelajaran yang ada.
  • Organisasi kelas
Salah satu perkembangan dalam pengajaran bahasa sekarang ini adalah bagaimana mengorganisasi siswa di ruang kelas. Manfaatnya terletak pada tingkat interaksi antar siswa dan pengaruh situasi pada perasaan dalam menggunakan bahasa. Jika suasana kondusif maka media dapat memainkan peran pentingnya secara optimal dalam memotivasi siswa, menjadikan bahasa yang sedang diajarkan kontekstual, memberikan acuan yang riil dan membantu menjaga disiplin kegiatan.

Baca juga: 4 Cara Mengorganisasi Kelas dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Organisasi kelas yang baik juga dapat menjadi sarana untuk sosialisasi dengan teman yang lain secara lebih baik. Siswa akan terbiasa dengan sikap menghargai pendapat teman lain yang berbeda. Dengan kerja sama dalam kelas secara sinergis akan memungkinkan para siswa untuk bersikap empati terhadap orang lain sehingga setiap siswa akan mampu mengendalikan egoisme yang berlebihan pada dirinya.

Demikianlah postingan mengenai 3 tips dalam variasi media pembelajaran bahasa Inggris. Semoga bisa menginspirasi teman-teman dalam merancang media pembelajaran bahasa Inggris yang sesuai dan efektif. Sehingga materi yang disampaikan akan dengan mudah diserap oleh peserta didik. Dan terakhir semoga dapat bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon