Thursday, September 18, 2014

Rumpun Model Pembelajaran Menurut Marsha Weil dan Bruce Joyce

Rumpun Model Pembelajaran Menurut Marsha Weil dan Bruce Joyce - Pada postingan kali ini, blog pembelajaran akan share mengenai rumpun model pembelajaran menurut Marsha Weil dan Bruce Joyce yang mungkin sudah familiar ditelinga kita. Bahwa di dalam pelaksanaan nyata pembelajaran, pengambilan keputusan akan pilihan model pembelajaran harus dikembalikan bagi kepentingan pebelajar itu sendiri. Oleh sebab itu, kejelasan - kejelasan empiris pilihan, logic, kesadaran, dan nilai-nilai sosial kita sendiri harus pula mendapat perhatian utama. Model pembelajaran itu berbagai macamnya, dan kebaikan suatu model sangat tergantung dari tujuan pembelajaran itu sendiri. Marsha Weil dan Bruce Joyce mengidentifikasi empat model yakni:
rumpun model pembelajaran
  • Model pengolahan informasi,
  • Model personal,
  • Model interaksi sosial, dan
  • Model behavior:


4 Pembelajaran Menurut Marsha Weil dan Bruce Joyce

Untuk penjelasan keempat rumpun model pembelajaran di atas, sebagai berikut:
  • Model Pengolahan Informasi (Information Processing Models)
Keluarga model ini titik penekanannya ialah pada bagaimana orang mengolah stimulus dari lingkungan, mengorganisasikan data, pengertian akan masalah dan konsep-konsep umum, serta pemecahan masalah, menggunakan lambang verbal dan non verbal. Keluarga model ini juga menekankan pada kreativitas atau keterampilan intelektual di samping strategi-strategi khusus untuk berfikir kreatif dan berfikir ilmiah.
Jenis-Jenis Model Pengolahan Informasi
Ke dalam model pengolahan informasi termasuk model-model seperti:
Pernbentukan Konsep (Concept attainment[Disini], Mengajar Induktif (inductive model[Disini], Latihan Inkuiri (Inquiry Training model[Disini], Inkuiri dalam Biologi (Biological Organize Model), Ceramah berkadar tinggi (Advance Organize Model) [Disini], dan Model Developmental (Developmental Model[Disini]

  • Keluarga Model-Model Intrekasi Sosial (Social Family Models)
Rumpun model-model interaksi sosial ini penekanannya adalah pada hubungan individu dengan masyarakatnya atau antara individu dengan individu lainnya. Model ini bertolak dari anggapan tentang hakekat manusia yang memberi prioritas pada hubungan sosial serta perlunya menciptakan suatu masyarakat yang lebih baik. Kenyataan bahwa negosiasi sosial adalah suatu hal yang amat penting bagi kehidupan manusia sehingga memerlukan suatu perbaikan akan kemampuan kemampuan individu dalam berhubungan dengan orang lain. Perbaikan proses social demokratis perlu untuk melakukan perbaikan masyarakat itu dalam arti luas.
Jenis-Jenis Model Interaksi Sosial
Yang masuk ke dalam rumpun model-model intaraksi sosial ini adalah:
Jurisprudent (jurisprudential model) [Disini], Kerja kelompok (Group Investigation) [Disini], Inkuiri Sosial (Social Inquiry) [Disini], dan Metode Laboratoium (Laboratorium Method[Disini]

  • Keluarga Model-Model Personal (Personal Models)
Keluarga model-model ini mempunyai kerangka referensi perkembangan pribadi. Penekanannya pada proses individu dalam membangun dan mengorganisasikan realitasnya. Dengan kata lain model ini diarahkan kepada organisasi internal individu dengan lingkungan. Jadi fokusnya adalah membantu pribadi individu mengembangkan suatu hubungan yang produktif dengan lingkungannya, dan memandang dirinya sebagai pribadi yang capable.
Jenis-Jenis Model Personal
Ke dalam keluarga model-model ini termasuk model-model seperti:
Pengajaran Non-Direktif (Non-Directive Teaching) [Disini], Pertemuan Kelas (Classroom Meeting Models) [Disini], Model Sinektik (Synectics Models), Model Sistem Konseptual (Conceptual Systems Models), dan Latihan Kesadaran (Awareness Training)

  • Keluarga Model-model modifikasi tingkah laku (Behavior Modification Models)
Keluarga model-model modifikasi tingkah laku ini penekanannya adalah atas usaha-usaha menciptakan sistem yang efisien bagi kegiatan kegiatan belajar dan modifikasi (shaping) tingkah laku dengan manipulasi penguatan (reinforcement). Model modifikasi tingkah laku mengenal perubahan perubahan tingkah laku lalu itu mengutamakan perubahan-perubahan eksternal tingkah laku pebelajar beserta deskripsinya berupa tingkah laku yang visible.

Ke dalam keluarga model ini diwakili oleh model operant conditioning (Operant Conditioning Model). Model ini biasanya dipergunakan secara luas untuk mencapai bermacam tujuan. Dapat pula dipergunakan sebagai komplementer terhadap model-model lainnya. Dalam memilih berbagai model biasanya guru menggunakan strategi modifikasi tingkah laku dengan tidak disengaja.

Demikianlah uraian mengenai rumpun model pembelajaran menurut Marsha Weil dan Bruce Joyce. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan teman-teman dalam mengenal dan memahami model-model pembelajaran.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon