Friday, November 14, 2014

Model Latihan Inkuiri (Inquiry Training Model)

Model Latihan Inkuiri (Inquiry Training Model) - Salah satu lagi macam model pengolahan informasi yaitu Model Latihan Inkuiri atau dikenal dikalangan akademis dengan sebutan "Inquiry Training Model". Rechard Suchman sebagai tokoh model Latihan Inkuiri ini mengemukakan bahwa tujuan daripada Latihan Inkuiri ialah mengembangkan keterampilan kognitif dalam melacak dan mengolah data-data. Di samping itu untuk meningkatkan kemampuan melihat konsep-konsep logis serta hubungan kausalitas dalam mengolah sendiri informasi secara produktif. Hal tersebut akan mernbawa pebelajar-pebelajar kepada suatu pendekatan baru dalam belajar dimana mereka membangun konsep-konsep melalui analisis episode-episode nyata dan menemukan sendiri hubungan-hubungan antara berbagai variabel.

Asumsi Model Latihan Inkuiri

Model ini bertolak dari asumsi bahwa enquiri (pelacakan) adalah persuit of meaning. Suchman yakin bahwa orang terdorong untuk meningkatkan kompleksitas struktur intelektualnya dan mencari hal-hal yang lebih bermakna. Sesuatu bermakna secara intelektual bila aspek-aspek yang terpisah-pisah dalam kesadaran kita dapat dihubungkan satu sama lain. Oleh sebab itu, pelacakan (inquiry), makna (meaning), dan ekspansi (expansion) intelek berkaitan erat satu sama lain.

Strategi belajar-mengajar ini dikembangkan Suchman ke dalam format sebagai berikut:
  • Pertama bahan-bahan yang akan dilacak dikernbangkan dan disajikan kepada pebelajar,
  • Kemudian pebelajar dibimbing melacak ke dalam situasi menduga-duga,
  • Akhimya pebelajar menguji/menilai secara tepat proses inkuiri yang telah dilakukan

Gambaran Penggunaan Model Latihan Inkuiri

Secara ringkas model Inkuiri tersebut dapat kita lukiskan sebagai berikut:
Sintaks
  • Fase I - Mengemukakan masalah
  • Fase II - Melacak dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan baik verbal maupun experementasi aktual
  • Fase III - Analisis proses inkuiri
Prinsip Reaksi
Prinsip reaksi Model Latihan Inkuiri ini adalah sebagai berikut:
  • Pertanyaan yang diajukan pebelajar memungkinkan pembelajar menjawab: Ya atau Tidak,
  • Kegiatan-kegiatan yang menimbulkan suasana kebebasan intelektual,
  • Respon-respon atas pebelajar dengan memfokuskan kembali pertanyaan-pertanyaan mereka atau dengan meningkatkan pelacakan.
Sistem Sosial
Pembelajar adalah pengendali interaksi dan jalannya proses inkuiri, tetapi kaidah-kaidah inkuiri seperti kerjasama, kebebasan intelektual dan kesamaan tetap dipelihara.
Sistem Pendukung
Dukungan yang optimal bagi strategi latihan inkuiri ini ialah kondisi material yang dipersiapkan dan telah terlatih memahami proses dan strategi inkuiri. Penggunaan model Latihan Inkuiri akan memberi efek-efek pencapaian instructional dan nurturant effects seperti terlihat pada diagram berikut ini:

Model Latihan Inkuiri (Inquiry Training Model)

Semoga bermanfaat.

Advertisement

2 komentar

Blog in sangt bermanfaat dan sangat membantu namun Mohon maaf sebelumnya, apakah fase inkuiri training hanya terdapat 3 fase dan bagaimna dgn referensi yg penulis gunakan. Apasaja buku yg bisa saya dapatkan mengenai inkuiri trainig. Mohon bantuannya..

Terlepas berapa fase/sintaks dalam model inkuiri, memang secara detail dan rinci ada 5 fase dan bisa ditemukan pada bukunya Joyce & Weil. 2000. Model of teaching. Cet 6 Boston, tepatnya pada hal 180. Bu Badriah bisa mengkomparasikannya dan tetap saling mendukung. Terima kasih bu sebelumnya.

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon