Monday, November 24, 2014

Model Inquri Sosial (Social Inquiry Model)

Model Inquri Sosial (Social Inquiry/Model) - Pada postingan kali ini, blog Pembelajaran masih ingin share mengenai contoh model pembelajaran yang termasuk ke dalam golongan model interaksi sosial yaitu model inquiri sosial. Byron Massialas dan Menjamin Cox sebagai tokoh-tokoh dari model ini mewakili pendekatan inkuiri yang dipergunakan dalam bidang ilmu-ilmu sosial. Arah model ditujukan kepada perbaikan masyarakat, yaitu pemecahan masalah-masalah masyarakat. Menurut Massialas, sekolah harus berpartisipasi dalam apa yang disebut sebagai rekonstruksi budaya secara kreatif.

Struktur Model Inquri Sosial

Struktur daripada model inkuiri sosial ini adalah sebagai berikut:
Sintaks
  • Fase I - Penyajian dan penjelasan situasi yang sulit (masalah) sebagai titik tolak pelacakan
  • Fase II - Mengembangkan hipotesis-hipotesis yg akan menuntun pelacakan kea rah pemecahan masalah.
  • Fase III - Batasan dan Penjelasan-penjelasan istilah dalam hipotesis-hipotesis
  • Fase IV - Menguji hipotesis dalam arti asumsi-asumsinya, implikasi, dan validitas logisnya.
  • Fase V - Mengumpulkan data dan kejelasan yang mendukung pembuktian hipotesis.
  • Fase VI - Generalisasi yaitu pernyataan dan pemecahan masalah
Prinsip Reaksi
Pembelajar memfokuskan dan membimbing pelacakan. Membantu pebelajar kearah posisi yang jelas dan memperbaiki proses studi.
Sistem Sosial
Pembelajar memainkan peranan sebagai initiator dalam pelacakan. Memperhatikan perpindahan fase ke fase berikut. Pebelajar bertanggung jawab atas pelcakannya, dan mematuhi norma-norma dalam proses inkuiri, yaitu kebebasan dan keterbukaan dalam diskusi.

Model inkuiri sosial ini dipergunakan mencapai instruction effect dan nurturant effects seperti terlihat pada diagram berikut ini:

Model Inquri Sosial (Social Inquiry/Model)

Semoga dapat bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon