Saturday, September 6, 2014

Model Pembelajaran Reciprocal Learning

Model Reciprocal Learning - Pada postingan kali ini, situs Dunia Pembelajaran akan share tentang model pembelajaran reciprocal learning. Model pembelajaran reciprocal adalah suatu model pembelajaran yang menekankan kemampuan membaca. Model ini diperkenalkan oleh Palincsar dan Brown (1984) (dalam Chalsum, 2005) yang mengatakan kemampuan membaca diajarkan pengajar ke pembelajar. Menurut Kamus Dewan (1986) reciprocal bermakna timbal balik dan saling membantu. Kamarudin Haji Husin dan Siti Hajar Abdul Aziz (1998) (dalam Chalsum, 2005) pula mengatakan model pembelajaran reciprocal adalah pengajaran menyaling.

Baca juga: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw


Definisi Model Reciprocal Learning

Dari definisi-definisi tersebut di atas menunjukkan suatu pengertian bahwa model pembelajaran reciprocal adalah suatu bentuk pembelajaran yang aktif. Pembelajaran ini melibatkan komunikasi antara pembelajar dan pembelajar berdasarkan segmen teks yang dibaca; dan ini bisa dilakukan dalam kelompok besar atau kecil, tanpa batasan.
Model Reciprocal Learning
Pembelajaran ini memperkenalkan teknik komunikasi antar berbagai kelompok untuk memperbaiki pengertian, menjawab persoalan, dan memilih permasalahan penting ketika membaca sesuatu teks. Pada saat pembelajaran berlangsung, pembelajar akan membaca teks, kemudian akan mendiskusikannya. Setiap anggota kelompok berpeluang menjadi ketua kelompok secara bergantian. Diskusi kelompok akan berdasarkan kepada empat strategi pembelajaran reciprocal yaitu memprediksi, bertanya, memahami dan merangkum, Strategi ini digunakan untuk mengembangkan pemahaman dan penguasaan makna teks yang dibaca.




Implikasi Model Reciprocal Learning

Dalam model pembelajaran reciprocal, pembelajar seolah memainkan peranan sebagai seorang pengajar (Borkowski, 1992 dalam Chalsum, 2005). Ini akan menarik minat pelajar untuk membaca dan memahami apa yang telah dibaca. Bagi Edwards (1995) pelajar juga merasa gembira malah akan merasa diri mereka begitu penting seperti pengajar ketika melakukan komunikasi dalam kelompok masing-masing. Pelajar akan menjadi aktif saat melakukan diskusi di kelompoknya.

Baca juga: Model Pengajaran Jurisprudensial

Pengajaran reciprocal melibatkan sesuatu interaksi yang terjalin di antara pengajar dan pembelajar ketika memahami teks yang dibaca secara bergantian. Keadaan ini akan menyadarkan pelajar tentang betapa sukarnya menjalankan diskusi dan pentingnya kerjasama antar anggota kelompok. Kesadaran pelajar ini akan membentuk sikap pelajar supaya mempunyai semangat kerjasama dan menghargai guru mereka (Wray & lewis, 1998 dalam Chalsum, 2005).

Weinstein & Meyer (1998) (dalam Suherman) mengemukakan bahwa dalam pembelajaran harus memperhatikan empat hal, yaitu bagaimana siswa belajar, mengingat, berpikir, dan memotivasi diri. Sedangkan Resnik (1999) mengemukan bahwa belajar efektif dengan cara membaca bermakna, merangkum, bertanya, representasi, hipotesis. Untuk mewujudkan belajar efektif, Donna Meyer (1999) mengemukakan cara pembelajaran resiprokal, yaitu: informasi, pengarahan, berkelompok mengerjakan LKSD - modul, membaca-merangkum.

Demikianlah uraian mengenai model pembelajaran reciprocal learning. Semoga dapat menambah referensi dalam membuat atau menyusun suatu model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dan akhirnya mudah-mudahan postingan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman Dunia Pembelajaran.

Advertisement

1 komentar:

Mbk Rini saya mau menanyakan adakah reverensi buku untuk untuk model pembelajaran repricoral learning ini, sebab saya ingin menggunakan model ini dalam penelitian, terima kasih

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon