Thursday, August 28, 2014

Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT)

Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) - Pada postingan pembelajaran kali ini, situs Dunia Pembelajaran masih akan share mengenai pembelajaran kooperatif dengan judul Model Pembelajaran Team Game Tournament atau disingkat model pembelajaran TGT. Untuk lebih jelas mengenai model pembelajaran TGT ini teman-teman bisa simak uraian berikut ini.

Baca juga: Model Kooperatif tipe Pembagian Pencapaian Tim Siswa
Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT)
Model pembelajaran TGT memiliki tipe yang hampir sama dengan STAD. Model pembelajaran TGT melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran peserta didik sebagai tutor teman sebaya dan mengandung unsur permainan dan penguatan (reinforcement). Model pembelajaran TGT memberi peluang kepada peserta didik untuk belajar lebih rileks di samping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar.

Baca juga: Pengertian dan Tahapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD


Langkah-langkah Model Pembelajaran TGT

  • Penyajian Kelas
Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi di kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah dan tanya jawab.
  • Pembentukan Kelompok (Team)
Satu kelompok terdiri dari 4 sampai 5 orang peserta didik yang anggotanya heterogen. Masing-masing kelompok diberi tugas untuk belajar bersama supaya semua anggota kelompok dapat memahami materi pelajaran dan dapat menjawab pertanyaan dengan optimal pada saat game dan turnamen mingguan.
  • Game
Guru menyiapkan pertanyaan (game) untuk menguji pengetahuan yang diperoleh  peserta  didik  dari  penyajian  kelas  dan  belajar  kelompok. Peserta didik memilih nomor game dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Peserta didik yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapat skor, kemudian skor tersebut dikumpulkan untuk turnamen mingguan.
  • Turnamen
Turnamen dilakukan seminggu sekali atau setiap satu satuan materi pelajaran telah selesai dilaksanakan. Peserta didik melakukan permainan (game) akademik yaitu dengan cara berkompetisi dengan anggota tim yang memiliki kesamaan tugas/materi yang dipelajari. Guru menyiapkan beberapa meja turnamen. Setiap meja diisi oleh tiga peserta didik yang memiliki kemampuan setara dari kelompok yang berbeda (peserta didik yang pandai berkompetisi dengan peserta didik pandai dari kelompok lainnya, demikian pula peserta didik yang kurang pandai juga berkompetisi dengan peserta didik yang kurang pandai dari kelompok lain). Dengan cara demikian, setiap peserta didik memiliki peluang sukses sesuai dengan tingkat kemampuannya. Akuntabilitas individu dijaga selama kompetisi supaya sesama anggota tim tidak saling membantu.
  • Team recognize
Tim yang menunjukkan kinerja paling baik akan mendapat penghargaan atau sertifikat. Seperti layaknya lomba, tim yang paling banyak mengumpulkan poin/skor akan mendapat predikat juara umum, kemudian juara berikutnya berurutan sesuai dengan jumlah poin/skor yang berhasil diraihnya.
Demikianlah uraian model pembelajaran Team Game Tournament (TGT). Semoga dapat bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon