Monday, August 25, 2014

Komponen-Komponen Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization)

Komponen-Komponen Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI - Setelah sebelumnya telah dipaparkan mengenai pengertian dari model pembelajaran TAI (Baca: Disini). Pada kesempatan kali ini situs Dunia Pembelajaran akah share mengenai komponen-komponennya. Nur Asma (2006) mengemukakan bahwa kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran TAI tidak sama dengan kegiatan pembelajaran pada model pembelajaran STAD dan TGT, TAI terikat pada serangkaian materi pelajaran yang khas dan memiliki petunjuk pelaksanaan sendiri.

Baca juga:

Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI

Menurut Slavin (Nur Asma, 2006: 56) model pembelajaran TAI terdiri dari delapan komponen, yaitu:
Komponen-Komponen Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization)
  • Tahap 1: Mempelajari Materi Pelajaran. Siswa mempelajari materi pelajaran yang telah disiapkan oleh guru.
  • Tahap 2: Tes Penempatan (Placement test). Pada awal program pembelajaran diberikan pretest, dimaksudkan untuk menempatkan siswa pada program individual yang didasarkan pada hasil tes mereka.
  • Tahap 3: Membagi Siswa ke dalam Kelompok. Siswa dalam model pembelajaran TAI ditempatkan dalam kelompok- kelompok heterogen terdiri dari 4 sampai 5 siswa.
  • Tahap 4: Belajar Kelompok (study teams). Setelah ujian penempatan, masing-masing individu menempatkan diri sesuai dengan kelompoknya. Setiap kelompok mendiskusikan materi yang sudah dipelajari oleh masing-masing individu. Setiap kelompok harus memastikan bahwa setiap anggotanya paham tentang materi yang sudah dipelajari.
  • Tahap 5: Skor dan Penghargaan kelompok. Guru memberikan skor dan penghargaan terhadap kelompok yang hasil dari diskusi kelompoknya bagus. Skor ini didasarkan pada jumlah rata- rata unit yang tercakup oleh anggota kelompok dan akurasi dari tes-tes unit. Kriteria ditetapkan untuk penampilan (hasil) kelompok.
  • Tahap 6: Refleksi. Guru menberikan penegasan terhadap materi yang sudah dipelajari. Guru menerangkan materi yang sudah dipelajari agar siswa lebih yakin dan mantap terhadap materi yang dipelajari, sehingga jika mendapatkan soal siswa bisa menyelesaikannya.
  • Tahap 7: Tes Akhir. Pada akhir pembelajaran guru memberikan posttest yang dikerjakan secara individu untuk mengukur seberapa pemahaman siswa terhadap materi yang sudah dipelajari.
  • Tahap 8: Unit Keseluruhan. Setiap akhir pembelajaran guru mengevaluasi pembelajaran yang dilihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa.

Karakteristik Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization)

  • Team. Pembentukan kelompok secara heterogen yang terdiri dari 4-5 siswa.
  • Placement test. Pemberian pretest kepada siswa /melihat rata-rata nilai harian siswa agar guru mengetahui kelemahan siswa pada bidang tersebut.
  • Student Creative. Melaksanakan tugas dalam suatu kelompok dengan menciptakan dimana keberhasilan individu ditentukan oleh keberhasilan kelompok.
  • Team Study. Tahapan tindakan belajar yang harus dilaksanakan oleh kelompok dan guru memberikan bantuan secara individual kepada siswa yang membutuhkan.
  • Team Score and Team Recognition. Pemberian score terhadap hasil kerja kelompok dan memberikan kriteria penghargaan terhadap kelompok yang berhasil secara cemerlang dan kelompok yang dipandang kurang berhasil dalam menyelesaikan tugas.
  • Teaching Group. Pemberian materi secara singkat dari guru menjelang pemberian tugas kelompok.
  • Fact Test. Pelaksanaan tes-tes kecil berdasarkan fakta yang diperoleh siswa.
  • Whole-Class Units. Pemberian materi oleh guru kembali diakhiri waktu pembelajaran  dengan strategi pemecahan masalah.

Demikianlah uraian mengenai komponen-komponen berikut karakteristik pembelajaran kooperatif tipe TAI. Semoga dapat bermanfaat dan bisa diimplementasikan dalam pembelajaran.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon